Jumat, 23 Maret 2012

Dari Mikro ke Makro Ekonomi

Salah satu aspek yang membedakan antara ekonomi mikro dan makro ekonomi adalah corak dari setiap analisis yang dibuat. Analisis-analisis dalam teori mikro ekonomi pada umumnya meliputi bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian. Dalam teori mikroekonomi yang dianalisis adalah kegiatan seorang konsumen, suatu perusahaan atau suatu pasar.
            Analisis-analisis dalam teori makro ekonomi lebih global atau lebih menyeluruh sifatnya. Dalam makro ekonomi yang diperhatikan adalah tindakan konsumen secara keseluruhan, kegiatan-kegiatan keseluruhan pengusaha dan perubaha-perubahan keseluruhan kegiatan ekonomi. Atas dasar corak analisis yang berbeda ini ahli-ahli ekonomi membedakan teori-teori dasar dalam ilmu ekonomi kepada teori mikro dan makro.
            Disamping perbedaan diatas, yang lebih penting lagi, mikroekonomi dan makroekonomi berbeda dalam ruang lingkup dan titik berat (focus) analisisnya. Mikroekonomi lebih menitikberatkan kepada analisis mengenai masalah membuat pilihan untuk :
         i.            Mewujudkan efisiensi dalam penggunaan sumber-sumber daya.
       ii.            Mencapai kepuasan yang maksimum.
Sedangkan analisis-analisis dalam makroekonomi menerangkan tentang :
         i.            Bagaimana segi permintaan dan penawaran menentukan tingkat kegiatan dalam perekonomian.
       ii.            Masalah-masalah utama yang selalu dihadapi setiap perekonomian.
     iii.            Peranan kebijakan dan campur tangan pemerintah untuk mengatasi masalah ekonomi yang dihadapi.

Isu-Isu Utama Dalam Analisis Makroekonomi
            Makroekonomi membahas isu-isu penting yang selalu dihadapi sesuatu perekonomian. Analisisnya berusaha member jawaban kepada pertanyaan-pertanyaa, seperti : factor-faktor apakah yang menentukan tingkat kegiatan suatu perekonomian? Mengapa pertumbuhan ekonomi tidak selalu teguh? Mengapa kegiatan ekonomi tidak berkembang dengan stabil? Mengapa pengangguran dan kenaikan harga-harga selalu berlaku?
            Disamping menerangkan factor-faktor yang menentukan tingkat kegiatan ekonomi negara dan keadaan keadaan yang menciptakan berbagai masalah yang baru saja dinyatakan, makroekonomi menerangkan pula langkah-langkah yang dapat digunakan pemerintah untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.

Penentuan Kegiatan Ekonomi
            Analisis mengenai penentuan tingkat kegiatan yang dicapai suatu perekonomian merupakan bagian terpenting dari analisis makroekonomi. Analisis tersebut menunjukkan bagaimana pengeluaran agregat (permintaan agregat) dan penawaran agregat akan menentukan tingkat kegiatan suatu perekonomian dalam satu periode tertentu dan pendapatan nasional/produksi nasional yang tercipta. Dalam suatu perekonomian modern komponen dari pengeluaran agregat dibedakan kepada empat golongan :
         i.            Pengeluaran konsumsi rumah tangga,
       ii.            Investasi perusahaan-perusahaan,
     iii.            Pengeluaran konsumsi dan investasi pemerintah, dan
     iv.            Ekspor (pembelian barang bantuan dalam negeri oleh penduduk negara-negara lain).
Analisis mengenai penentuan tingkat kegiatan dalam perekonomian perlu dibedakan kepada tiga bentuk abstraksi atau penyederhanaan. Ketiga-tiga jenis analisis tersebut adalah :
         i.            Analisis penentuan kegiatan perekonomian yang memisalkan bahwa harga tetap dan suku bunga tetap.  Dalam menunjukkan penentuan kegiatan perekonomian berdasarkan kepada dua pemisahaan tersebut, analisis dibuat secara bertahap, yaitu bermula dari menerangkan keseimbangan dalam perekonomian dua sector, kepada keseimbangan kepada perekonomian tiga sector, dan akhirnya dalam perekonomian yang terdiri dari empat sector.
       ii.            Analisis penentuan kegiatan perekonomian yang memisalkan harga mengalami perubaha. Perubahan tersebut akan menimbulkan perubahan dalam tingkat kegiatan perekonomian.
     iii.            Analisis penentuan kegiatan perekonomian yang memisalkan harga dan suku bunga mengalami perubahan. Melalui analisis ini dapatlah diterangkan bagaimana perubahan-perubahan penawaran uang dan suku bungan mempengaruhi keseimbangan kegiatan perekonomian.
Ketiga aspek yang dinyatakan diatas merupakan analisis yang menerangkan kegiatan perekonomian dalam jangka pendek. Dalam jangka panjang-yaitu jangka waktu dimana factor-faktor produksi seperti buruh, kapasitas barang modal dan teknologi mengalami perubahan, akan dihadapi masalah yang berbeda.


SUMBER
Makroekonomi Teori Pengantar (Rajawali Pers) Sadono Sukirno

2 komentar:

  1. Terimakasih Infonya
    sangat bermanfaat..
    Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Ekonomi di UII Yogyakarta
    :)
    twitter : @profiluii

    BalasHapus
  2. kita juga punya nih jurnal mengenai Makroekonomi silahkan dikunjungi dan dibaca , berikut linknya
    http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/6193/1/JURNAL%20IRNI%20RISTIKA%20S..pdf

    BalasHapus